Categories
Pendidikan Teknologi

Director of Photography 

Director of Photography

Director of Photography 

Tanggung Jawab Director of Photography (DOP)

Tanggung jawab utama D.O.P adalah untuk menciptakan jiwa dan emosi dalam gambar dengan iluminasi mereka. Tergantung pada gaya sutradara, Anda dapat memutuskan untuk memilih tampilan film sendiri atau setelah bertemu dengan sutradara, biasanya setelah sisi artistik yang Anda pilih untuk membuat teknik pencahayaan yang sesuai. Atau sutradara punya ide sendiri tentang format film ini, dan ini akan menjadi tugas D.O.P untuk memenuhi permintaan ini. Semua cara kerja yang berbeda ini adalah panduan yang menyenangkan untuk memenuhi harapan direktur dan memastikan apa yang mereka inginkan, dan untuk memberikan kebanggaan dan kesetiaan kepada direktur.

Sutradara dan sinematografer harus secara konstan mendiskusikan lingkungan kamera, warna, cahaya, pemblokiran, dan guncangan kamera. Direktur tahu apa yang dia inginkan. Bagaimana Anda melakukan ini biasanya tergantung pada sinematografer. Sinematografer menyajikan ide dan ditolak. Direktur adalah kapten kapal. Seberapa banyak atau seberapa banyak kerja sama yang ingin Anda kerjakan?


Sinematografer Darius Khondji:

“Saya melihat bahwa tugas saya adalah membantu sutradara menonton film. Ini akan menjadi proses yang berkelanjutan, ada banyak hubungan dengan sutradara yang tidak hanya terbatas pada para profesional, tetapi sering berteman dalam kolaborasi kami.”

“Sebagai seorang manajer, saya belajar banyak tentang cara mengelola orang. Saya belajar bagaimana merencanakan sebuah tim dan apa peran pentingnya. Bahkan sebagai pemilik kunci, saya belajar cara mengelola lokasi, bekerja di tentara, mengemudi sebuah mobil dan beberapa pertunjukan. Posisi adalah pelajaran yang sangat berharga, “kata Neil Roach. .

Salah satu pelajaran terpenting yang dipelajari Neil Roach sepanjang karir filmnya adalah tentang kolaborasi. “Kamu bisa menghasilkan pekerjaan luar biasa sambil bekerja dengan sutradara yang tepat.” “Tidak masalah dengan direktur, yang harus kamu lakukan adalah melakukan yang terbaik.” Kata. Karena tugas alami seorang juru kamera adalah selalu mengatakan ‘tidak’. Tidak, Anda ingin banyak cahaya. Atau ‘tidak’ Anda tidak dapat melakukan ini atau itu. Dalam hati saya, saya selalu mendefinisikan ini untuk memuaskan diri saya dan pada saat yang sama untuk mencapai apa yang saya inginkan, saya memberikan karyawan apa yang mereka inginkan. “


Sebagai Kepala Departemen, D.O.P

Diharapkan memberi contoh bagi seluruh unit. Secara umum, hanya orang sinematografer yang bekerja pada kualitas gambar foto. Ketepatan waktu, perilaku kru, pakaian, dan kesopanan menjadi setidaknya bagian dari D.O.P, sehingga menetapkan standar profesional untuk setiap kru. D.O.P, fotografi pencahayaan film, pencahayaan, komposisi, pembersihan, dll, yang semuanya adalah tanggung jawabnya. Dia bertanggung jawab untuk semua masalah terkait.

“Operator kamera memainkan peran terbesar dalam pembuatan film dengan sutradara. Operator pemula tidak akan mempercayai sutradara. Ada sutradara segitiga, kamera (dan operator) dan aktor,” kata Michael Benson. Ketika segitiga terputus, jalur komunikasi juga rusak. Ini dapat mengambil berbagai bentuk, tetapi segitiga adalah hal yang paling penting dalam film, dan narator mungkin bergantung padanya. Operator adalah orang yang tahu jika ada panggilan. Sekarang ada kesalahan yang bisa diperbaiki teknologi. Tetapi jika tembakannya tidak fokus, tidak ada teknologi yang bisa berubah, jadi fokuslah padanya. “

 

 

Sumber : https://materi.co.id/

Categories
Pendidikan

Konsep Patronase Sosiologi

Konsep Patronase Sosiologi

Konsep Patronase Sosiologi

Definisi Patronase

Istilah “patronase” dalam istilah ilmu sosial lebih terkait dengan birokrasi, sehingga dikenal sebagai “buigracy patrimonial”. Dalam birokrasi kekayaan, ini mirip dengan institusi “maritim”, di mana “pola” adalah “gusti” atau “pola” dan klien adalah “server”. Hubungan antara Gusti dan pelayan adalah ikatan pribadi yang dianggap secara tidak langsung menggabungkan kehidupan dengan kesetiaan primer dan kehidupan sebagai dasar kabel komunikasi (Kuntjoro-Jakti, 1980: 6). Pandangan ini didukung oleh Gianfranco Pasquino, profesor Gianfranco Pasquino dari Universitas Bologna, dan dinyatakan bahwa sponsor secara umum didefinisikan sebagai kekuatan untuk menetapkan berbagai tugas untuk mesin birokrasi di semua tingkatan. Namun, dalam arti yang lebih spesifik, sponsorship berarti distribusi berbagai sumber daya berharga: pensiun, lisensi atau kontrak publik berdasarkan kriteria politik.

Ada pelanggan yang memiliki kekuatan dan ingin mempertahankan, dan ada juga pelanggan yang berada dalam kondisi sekunder, tetapi ini tidak berarti tanpa kekuatan penuh atau kekurangan sumber daya (Pasquito, 2000: 736). Pekerjaan patronase yang telah dimulai sejak Max Weber menulis buku Teori Organisasi Sosial dan Ekonomi, yang berkaitan dengan “birokrasi patrimonial” di mana posisi dan perilaku dalam hierarki birokrasi sebagian besar didasarkan pada hubungan keluarga. , hubungan pribadi dan hubungan “baoak anak”. buah “(pengguna-pelanggan).


Menurut Weber, ada tiga otoritas tradisional;

  • Pemerintah dipimpin oleh para senior
  • Patriarki dan
  • Patrimonial.


Ya, dalam pembajakan otoritas di manula, patriarki di tangan keluarga atau kerabat. Sementara dalam otoritas patrimonial, ada staf administrasi yang dengannya pemimpin memiliki hubungan pribadi. Atau patrimonialisme adalah kelahiran pegawai negeri, terutama dalam administrasi keluarga pemimpin.

 

Administrator Negara

Administrator negara sebenarnya adalah pelayan pribadi dan perwakilan pemimpin. Menurut Pasquino (2000: 737) sponsor sering kali mengarah pada korupsi. Sumber-sumber publik digunakan sebagai sumber suap. Orang-orang yang berutang karir dan posisi mereka kepada pelanggan mereka harus mengambil tindakan ilegal. Hak-hak warga negara berada di bawah hak istimewa klien. Ini berbeda dengan birokrasi di Eropa Barat, yang cenderung birokrasi, birokrasi rasional.

 

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

 

Categories
Pendidikan

Tenis Lapangan

Tenis Lapangan

Olah Raga Tenis Lapangan merupakan sebuah cabang Olah Raga yang banyak diminati, permainan ini sudah mendominasi semua usia mulai dari usia remaja. Tenis Lapangan sendiri dimainkan dengan memakai alat berupa raket dan bola. Raket berfungsi untuk memukul bola yang dikirim oleh lawan kedalam area lapangan yang bersebrangan dan melewati jaring atau net. Menurut peraturannya jika kita tidak dapat mengembalikan bola yang dikirim oleh lawan dengan baik, ataupun kita memukul bola hingga keluar area lapangan lawan. Maka hal tersebut akan menjadi tambahan point untuk lawan kita dalam bermain tenis.

Permainan ini sangat populer diseluruh dunia, tidak hanya dapat dimainkan oleh pria saja namun Tenis Lapangan juga dapat dimainkan oleh wanita. Ini akan dilakukan pembagian kelasnya masing masing dalam pertandingan. Permainan ini dapat dimainkan dengan berpasangan ataupun sendiri, dengan aturannya akan merubah lapangan yang disesuaikan pada jumlah pemainnya. Dalam artikel kali ini kita akan mengupas tentang cabang Olah Raga Tenis Lapangan, untuk lebih jelasnya silahkan kalian simak ulasannya berikut ini :

Asal Mula Tenis Lapangan

Tenis lapangan diketahui berasal dari Negara Inggris. Permainan ini diperkenalkan pada dunia sejak dahulu kala sampai saat ini permainan Tenis Lapangan telah menjadi terkenal diseluruh dunia. Turnament tertua dari permainan ini diketahui diselenggarakan dilondon ditahun 1877 dengan tajuk Wimbledon Tournament, yang banyak diikuti oleh atlit dari berbagai negara di Eropa. Kemudian pada tahun 1988 permainan Tenis Lapangan telah menjadi pertandingan Olimpiade di Seoul.

Pada dasarnya permainan Tenis Lapangan ini sudah termasuk kedalam modalitas pada olimpiade. Namun karena alasan terntentu akhirnya dilepas, dikarenakan permainan ini belum ada peraturan tang ditetapkan dan juga komprehensif pada segala sisinya. Karena alasan itulah akhirnya diterbitkan aturan dari Federasi Tenis Internasional sebagai jawaban dari permasalahan tersebut tepatnya ditahun 1924 lalu. Inilah cikal bakal dari permainan atau Olah Raga Tenis Lapangan ini hingga berkembang sampai dengan saat ini.

Metode Dalam Bermain Tenis Lapangan

Dalam permainan Tenis Lapangan sebenarnya ada kesamaan dengan permainan lainnya semacam ini. Permainan ini dapat dimainkan oleh satu orang atau berpasangan, seperti umumnya permainan serupa, dalam bermain kita diharuskan memukul bola. Dalam memukul bola yang bertujuan untuk mengembalikan bola ke arah lawan dengan berbagai tehnik untuk mengalahkan. Dalam hal ini kita harus memperhatikan peraturan yang diberlakukan sebelumnya. Intinya bermain Tenis Lapangan ini kita harus dapat menghindari bola mati di area atau bidang permainan kita. Begitu juga saat mengirim bola, seupaya mungkin untuk menghindari kesalahan yang dapat menjadikan point tambahan untuk lawan kita.

Tenis Lapangan memiliki 3 set pertandingan, yang apabila kita dapat memenangkan dua set maka dapat dipastikan kemenangan untuk kita. Pada setiap setnya permainan ini terdiri dari permainan/ permainan. Dengan tujuan dapat meraih permainan ke 6 lebih dulu. Agar set ujung diharuskan ada, atau setidaknya terdapat satu perselisihan permainan 2 antar pemain. Namun jika 6/6 dapat bertahan pada permainan maka Tie-Break wajib dimainkan. Ini berfungsi sebagai permainan tambahan. Dalam hal ini siapa saja yang dapat mengungguli game ke 7 lebih dulu, maka dipastikan sebagai pemenang.

Tenis Lapangan juga terdapat aturan berikut ini : 15 – 30 – 40. Yang dalam setiap kali ada pemain yang menang, maka pemain tersebut akan mendapatkan angka 15 kemudian beranjak ke 30 sampai sesudah 40. Namun apabila pemain tersebut dapat meraih satu tambahan gerakan lagi, maka pemain tersebut dipastikan memperoleh game apabila dirinya memiliki keunggulan 2 yang dimainkan. Tetapi jika 40/40 masih ada, maka itu disebut dengan Deuce pada setiap kali mereka akan terikat. Perlu diketahui bahwa game akan berakhir apabila salah satu dari pemain meraih keuntungan dari game 2.

Pertandingan Dunia

Pertandingan Tenis Lapangan sendiri biasanya mempunyai system nilai atau penilaian yang berbeda. Ini umumnya bisa menggunakan system kelompok yang berdasarkan point atau bisa juga memakai system gugur. Yang mana saat ada peserta yang kalah, dapat dipastikan tidak dapat mengikuti pertandingan atau Kejuaraan Dunia itu. Sedangkan kejuaraan tenis dunia diselenggarakan dengan tenggat waktu yaitu satu tahun sekali. Ini sangat familiar dengan sebutan Grand Slam atau dengan kata lain ialah Tournament Terbuka. Yang berarti Grand Slam tersebut adalah nama bagi empat Kejuaraan Tenis Terkemuka Didunia, yaitu :

  • Wimbledo
  • AS terbuka
  • Australia Terbuka
  • Prancis Terbuka / Roland Garos

Bagi pemain yang mengikuti Kejuaraan Dunia tersebut serta berhasil memenangkan keempat gelar dalam setahun. Maka dapat dikatakan telah sukses meraih Grand Slam. Sedangkan asal mula dari Grand Slam sendiri dalah beasal dari kartu Bridge.

Tehnik Bermain Tenis Untuk Pemula

Menggunakan Raket

  1. Continental
  2. Forehand Eastern
  3. Western

Menerima Kiriman Bola

  1. Genggam raket di arah depan badan
  2. Tangan lainnya memegang gagang atas raket / leher raket
  3. Angkat setinggi bahu
  4. Posisi agak bungkuk
  5. Kaki agak dibuka
  6. berat condong kedepan
  7. pandangan kedepan

Pukulan Forehand Drive

  1. pegang raket
  2. ayun dari belakang
  3. posisi bola disamping pinggang
  4. lakukan dengan lengan lurus

Pukulan Backhand Drive

  1. pegang raket
  2. putar kedalam kiri
  3. posisi bola samping pinggang kiri
  4. lakukan kearah depan

Servis

  1. pegang raket kontinental
  2. berat badan arah depan bola dilempar keatas arah kanan
  3. tekuk lutut
  4. pukul bola lurus
  5. kaki belakang kearah depan
  6. jaga leseimbangan

Pukulan Volley

Ini harus dilakukan pada saat bola belum jatuh kelapangan

  1. pegang raket
  2. badan condong belakang
  3. kaki belakang kedepan
  4. pukul dengan kekuatan sedang

Pukulan Lob

  1. pegang raket
  2. lakukan dengan rilexs
  3. pukul arah depan

Overhand Smash

  1. pegang raket
  2. kaki kanan posisi belakang
  3. bola diatas kepala
  4. pukul arah bawah

Pukulan Chop

  1. pegang raket, putar kekiri badan
  2. tarik kesamping kanan
  3. posisi bola disamping badan
  4. pukul arah depan

Ukuran Lapangan Dan Peralatan Bermain

  1. lapangan Tenis Lapangan berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjangnya 23,77 M dan lebarnya 8,23 M berlaku untuk bermain single. Sementara untuk bermain double panjang lapangan 23,7 M dan lebar 10,97 M
  2. Net Tenis Lapangan mempunyai tinggi 910 MM dari bawah dan pastikan terbuat dari bahan yang cukup kuat
  3. Bola yang digunakan memiliki garis tengah 63,50 MM sampai 66,67 MM
  4. Raket pada permainan tenis lapangan memiliki berat 1,5 ons sampai 12,62 ons untuk pemula. Untuk professional meiliki berat 12, 62 ons sampai 14,5 ons sampai 15 ons.
  5. Pakaian untuk bertanding menggunakan warna putih atas dan bawah

Demikian penjelasan singkat mengenai Tenis Lapangan lengkap dengan penjelasan sampai tehnik bermain yang telah kami jabarkan diatas. Kami berharap ini dapat bermanfaat.

 

Baca Juga :

Categories
Pendidikan

berkenalan dalam bahasa inggris

Melakukan perjalanan ke luar negeri memang sangat mengasyikan. Bisa mengenal kebudayaan negara lain, mencicipi kulinernya, menikmati tempat wisata yang tidak kita temukan di Indonesia, dan tambahannya, kita bisa mendapatkan teman baru saat berjalan-jalan. Awalnya yang kamu tidak mengenal siapa-siapa di negara tujuan, bisa semakin menyenangkan setelah kamu berteman dengan salah satu atau beberapa penduduk lokalnya.

Mencari Teman Baru Menggunakan Bahasa Inggris

Untuk berkomunikasi dengan orang-orang di negara luar, tentu kamu harus menggunakan bahasa setempat mereka atau yang paling gampangnya adalah bahasa Inggris. Bahasa itu memang yang paling umum digunakan dan tidak sedikit negara lain selain Indonesia menjadikannya sebagai bahasa kedua.

Tapi, terkadang kita merasa takut untuk berkenalan dengan orang baru menggunakan bahasa Inggris. Tidak jarang pikiran kita sudah menganggap kalau susah dimengerti pembicaraan mereka. Padahal, kalau kamu belum mencoba, kamu tidak tahu hasilnya. Agar kamu sukses berkenalan dengan orang baru dengan memakai bahasa Inggris ketika berlibur ke luar negeri, sebaiknya kamu simak dulu tips-tipsnya di bawah ini.

Mengikuti Kelas Bahasa Inggris

Hampir di setiap negara memiliki kursus bahasa Inggris agar wisatawan atau pendatang yang sedang berkunjung ke negaranya bisa semakin mengerti bahasa Inggris. Sebaiknya kamu gunakan kesempatan itu agar kamu bisa semakin jago berbicara bahasa Inggris. Selain itu, kamu bisa mendapatkan keuntungan lainnya yaitu mendapatkan teman baru di negara itu.

laelitm.com

Pastinya kelas itu tidak hanya dihadiri oleh 2 atau 3 orang saja, kan? Jadi, kamu bisa sekaligus bertemu dengan orang baru dan mengajaknya berteman. Lakukanlah secara aktif agar mereka juga senang dengan sikapmu yang aktif mengikuti kelasnya.

Bergabung dengan Kelas Tambahan

Selain kelas bahasa Inggris, beberapa negara juga menyediakan fasilitas kelas tambahan, seperti memasak, menari, bermusik, atau kegiatan lainnya agar orang-orang bisa menyalurkan hobinya sekaligus meningkatkan kemampuan hobinya. Tidak ada salahnya juga kalau kamu memanfaatkan kesempatan ini karena kamu pasti akan bertemu dengan banyak orang.

Apa pun kelas yang kamu ambil, tentu kamu bisa bertemu dengan orang setempat atau wisatawan lainnya yang memiliki hobi yang sama denganmu. Suasanya tidak berbeda jauh dengan di sekolah-sekolah pada umumnya, hanya saja kamu 1 kelas dengan orang dari negara lain dengan bahasa yang berbeda pula.

Tinggal dengan Orang Lokal

Salah satu cara yang paling ampuh berkenalan dengan orang baru memakai bahasa Inggris saat berlibur ke luar negeri yaitu tinggal dengan orang lokal. Sebenarnya cara ini sudah sangat umum dipakai oleh para pelancong atau backpacker tanah air. Selain menghemat pengeluaran, kamu juga bisa langsung berkomunikasi dan mengenal budayanya dari orang lokal.

Kalau kamu terlalu malu untuk datang dari pintu ke pintu, sebaiknya kamu gunakan aplikasi yang menyediakan fitur penyewaan rumah lokal. Jadinya, kamu hanya tinggal pilih rumah yang dituju, lalu kamu bisa mendapatkan rumah penduduk lokalnya. Biasanya pemiliknya masih tinggal di rumah itu. Gunakan waktu luangmu untuk ngobrol dengannya agar bisa mengenal lebih jauh budaya, kuliner, dan tempat wisatanya.

Menginap di Hostel Bukan di Hotel

Meski sama-sama sebagai tempat penginapan, hostel dan hotel memiliki perbedaan yang gampang terlihat. Kalau hotel, kamu bisa tidur dengan kasur yang lebih nyaman dengan fasilitas yang lengkap, seperti kolam renang, restoran, bar, dan sebagainya. Tapi kamu yang menginap di hostel, tidak bisa merasakan fasilitas itu karena layanannya yang lebih murah dan tidak selengkap hotel.

Jangan salah sangka dulu. Kamu yang menginap di hostel akan jauh mendapatkan hal yang lebih menarik, seperti bertemu dengan orang-orang baru saat makan atau saat malam hari kamu bisa melakukan kegiatan menyenangkan bersama (bermain kartu, bernyanyi, dan sebagainya).

Jangan Takut

Hal terakhir yang tidak boleh kamu lewatkan saat jalan-jalan ke luar negeri yaitu jangan takut. Tidak jarang kita merasa takut untuk berbicara bahasa Inggris untuk orang yang tidak kenal di sana. Padahal, dengan memberanikan diri, kita bisa mendapatkan teman baru secara tidak kita sadari. Selain itu, kamu yang berani mencoba berkomunikasi dengan para bulenya, tentu bahasa Inggrisnya semakin cepat meningkat.

Berlibur ke luar negeri memang bisa membawa kita peruntungan tambahan seperti mendapatkan teman baru. Meski susah, mendapat teman baru juga akan memberikan keuntungan sendiri. Jadi saat kamu mengunjungi ke negara itu lagi, kalian bisa menikmati aktivitas berlibur bersama.

Categories
Pendidikan

Pasar Menurut Golongannya

Pasar Menurut Golongannya

1. Berdasarkan Wujudnya

Menurut wujudnya pasar dibedakan menjadi pasar konkret dan pasar abstrak

  • Pasar Konkret (pasar nyata) merupakan pasar yang menunjukkan suatu tempat terjadinya hubungan secar langsung (tatap muka) antara pembeli dan penjual. Barang yang diperjualbelikan pun berada di tempat tersebut. Misalnya pasar-pasar tradisional dan swalayan.
  • Pasar Abstrak (tidak nyata) merupakan pasar yang menunjukkan hubungan antara penjual dan pembeli, baik secara langsung maupun tidak langsung, barangnya tidak secara langsung dapat diperoleh pembeli. Misalnya, pasar modal di Bursa Efek Indonesia.

 

2. Berdasarkan Waktu Terjadinya

Menurut waktu terjadinya pasar dibedakan menjadi pasar harian, pasar mingguan, pasar bulanan, pasar tahunan, dan pasar temporer.

  • Pasar Harian merupakan pasar yang melakukan aktivitas setiap hari. Misalnya pasar pagi, toserba, dan warung-warung.
  • Pasar mingguan merupakan pasar yang melakukan aktivitas setiap satu minggu sekali. Misalnya pasar senin atau pasar minggu yang ada di daerah pedesaan.
  • Pasar bulanan merupakan pasar yang melakukan aktivitas setiap satu bulan sekali. Dalam aktivitasnya bisa satu hari atau lebih. Misalnya, pasar yang biasa terjadi di depan kantor-kantor tempat pensiunan atau purnawirawan yang mengambil uang tunjangan pensiunannya tiap awal bulan.
  • Pasar tahunan merupakan pasar yang melakukan aktivitas setiap satu tahun sekali. Kejadian pasar ini biasanya lebih dari satu hari, bahkan bisa mencapai lebih dari satu bulan. Misalnya Pekan Raya Jakarta, pasar malam, dan pameran pembangunan.
  • Pasar temporer merupakan pasar yang dapat terjadi sewaktu-waktu dalam waktu yang tidak tentu (tidak rutin) pasar ini biasanya terjadi pada peristiwa tertentu. Misalnya pasar murah, bazar, dan pasar karena ada perayaan kemerdekaan RI.

 

3. Berdasarkan Luas Jangkauannya

Menurut luas jangkauannya pasar dibedakan menjadi pasar lokal, pasar nasional, dan pasar internasional.

  • Pasar lokal merupakan pasar yang mempertemukan penjual dan pembeli dari berbagai daerah atau wilayah tertentu saja.
  • Pasar nasional merupakan pasar yang mempertemukan penjual dan pembeli dari berbagai daerah atau wilayah dalam suatu negara. Misalnya, pasar kayu putih di Ambon dan pasar tembakau di Deli.
  • Pasar internasional penjual dan pembeli dari berbagai negara. Misalnya pasar tembakau di Bremen Jerman.

 

4. Berdasarkan Hubungannya Dengan Proses Produksi

Menurut hubungannya dengan proses produksi pasar dibedakan menjadi pasar output dan pasar input.

  • Pasar output (pasar produk) merupakan pasar yang memperjualbelikan barang-barang hasil produksi (biasanya dalam bentuk jadi).
  • Pasar input (pasar faktor produksi) merupakan interaksi antara permintaan dan penawaran terhadap barang dan jasa sebagai masukan pada suatu proses produksi (sumber daya alam, berupa bahan tambang, hasil pertanian, tanah, tenaga kerja, dan barang modal).

 

5. Berdasarkan Strukturnya (Jumlah Penjual Dan Pembeli)

Berdasarkan strukturnya, pasar dibedakan menjadi sebagai berikut.
Pasar persaingan sempurna merupakan jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang dijual bersifat homogen. Harga terbentuk melalui mekanisme pasar dan hasil interaksi antara penawaran dan permintaan sehingga penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat mempengaruhi harga dan hanya berperan sebagai penerima harga (price-taker). Barang dan jasa yang dijual di pasar ini bersifat homogen dan tidak dapat dibedakan. Semua produk terlihat identik. Pembeli tidak dapat membedakan apakah suatu barang berasal dari produsen A, produsen B, atau produsen C? Oleh karena itu, promosi dengan iklan tidak akan memberikan pengaruh terhadap penjualan produk.

Istilah persaingan menunjukkan keadaan di mana terdapat sejumlah pesaing-pesaing baik selaku pembeli maupun selaku penjual di pasar. Dalam hal ini baik pembeli maupun penjual mencoba menarik penjual maupun pembeli berada di pihaknya. Persaingan dapat teIjadi dalam bidang harga, di mana penjual mencoba menarik pembeli dengan berusaha menurunkan harga jual dan keadaan ini disebut persaingan dalam harga. Ada juga persaingan dalam bentuk persaingan dalam promosi atau iklan untuk menunjukkan kelebihan mutu dan pelayanan barang pada pembeli. Hal yang terakhir ini disebut persaingan nir-harga.

Dalam praktik biasanya persaingan merupakan gabungan antara persaingan harga dan nir-harga. Juga dalam praktik di persaingan bebas, penjual ada juga yang tak peduli dengan pembeli, siapa saja boleh beli dan tak perlu dicari-cari atau dipromosikan. Misalnya dalam pasar sayur mayur sepenuhnya terjadi persaingan sempuma dan persaingan bebas terjadi di antara petani sayur mayur. Namun bagi para petani ini tak jadi masalah siapa­siapa pembelinya. Ia tak perlu pasang iklan atau mencari-cari pembeli. Cukup dibawanya barangnya ke pasar dan di sana akan dijumpai pembeli. Ini yang dikenal dengan keadaan persaingan bebas dan sempuma.

 

Sumber : https://seputarilmu.com/

Categories
Pendidikan

Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar Persaingan Tidak Sempurna

1) Pasar monopoli

Pasar monopoli(dari bahasa Yunani: monos, satu + polein, menjual) adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai “monopolis”. Sebagai penentu harga (price-maker), seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Walaupun demikian, penjual juga memiliki suatu keterbatasan dalam penetapan harga. Apabila penetapan harga terlalu mahal, maka orang akan menunda pembelian atau berusaha mencari atau membuat barang subtitusi (pengganti) produk tersebut atau —lebih buruk lagi— mencarinya di pasar gelap (black market).

Monopoli adalah keadaan di mana pasar dikuasai sepenuhnya oleh penjual. Penjual mempunyai kekuasaan yang dapat didiktekan kemauannya baik dalam bentuk harga, volume, tempat, waktu, dan pembeli dengan siapa barang itu akan dijual. Hampir dapat dikatakan bahwa dalam pasar monopoli kedaulatan pasar berada sepenuhnya di tangan penjual. Penjuallah yang berdaulat menentukan tingkat harga, berapa banyak jumlah barang yang akan dijual, waktu bilamana barang akan dilepas ke pasaran, tempat di mana barang itu akan dijual dan cara lain yang diinginkan penjual.

ladi monopoli adalah kebalikan dari persaingan bebas. Penjual hanya berada di satu tangan atau dikuasai oleh satu perusahaan.

Ciri-ciri pasar monopoli adalah :

  • Hanya ada satu penjual barang atau jasa.
  • Produk yang dijual sangat unik, dan tak mungkin dapat digantikan dengan barang lain (tak mungkin disubstitusikan), sehingga pembeli harus membelinya dari pemegang monopoli.
  • Pemegang monopoli dapat mengendalikan harga barang dan jasa yang dijual, karena sepenuhnya ia menjadi produsen barang dan jasa itu.
  • Monopoli lazimnya timbul karena ada rintangan yang diciptakan di pasar, sehingga hanya perusahaan pemegang monopoli saja yang bisa masuk ke dalam pasar.
  • Pemegang monopoli tak tergantung pada keperluan promosi.

Keburukan monopoli adalah :

  • Mayoritas konsumen dirugikan, karena konsumen tak punya pilihan lain baik dalam jumlah barang dan harga yang diinginkan. Konsumen hanya dihadapkan pada satu pilihan saja. Kedaulatan konsumen sarna sekali tidak dihargai kalau tidak dikatakan tidak ada.
  • Monopoli meniadakan efisiensi terutama dalam efisiensi alokasi sumber­ sumber ekonomi yang paling ekonomis yang seharusnya dapat dimanfaatkan sebesar-besamya kepentingan orang banyak.
  • Monopoli menyebabkan pemegang monopoli bertahan pada harga monopoli yang menarik laba sebesar-besamya bagi kepentingan pemegang monopoli itu sendiri.
  • Dalam monopoli ada kecenderungan konsumen akan banyak diatur dan ditentukan oleh produsen atau penjual.

 

2) Pasar oligopoli

Pasar Oligopoli adalah adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.

Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga, dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.

Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk kedalam pasar, dan juga perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas, sehingga menyebabkan kompetisi harga diantara pelaku usaha yang melakukan praktek oligopoli menjadi tidak ada.

Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan industri kertas.

Jika terdapat beberapa perusahaan yang menjadi pemegang monopoli maka perusahaan-perusahaan ini berada dalam keadaan yang disebut oligopoli.

Suatu struktur pasar yang lebih mendekati kenyataan adalah bahwastruktur pasar umumnya selalu berbentuk pasar oligopoli atau persaingan yang monopolistik. Keadaan ini merupakan semacam bentuk campuran antara persaingan bebas yang sarna sekali sempuma dengan monopoli yang sama sekali mumi. Bahkan dapat dikatakan bahwa 80 % kehidupan nyata dalam perilaku ekonomi masyarakat sepenuhnya berada dalam naungan dan kondisi­kondisi pasar yang bersifat oligopolistik atau persaingan monopolistik.

Ciri-ciri pasar oligopoli adalah :

  • Hanya ada beberapa perusahaan saja yang memproduksi barang-barang manufaktur untuk keperluan masyarakat.
  • Produk yang dijual bersifat homogen atau variasi dari jenis merk yang sama.
  • Secara teknologi kedudukan oligopoli dapat juga timbul, jika sebuah industri atau perusahaan memiliki tingkat teknologi yang lebih canggih dibandingkan dengan perusahaan yang lain.
  • Oligopoli juga dapat ditimbulkan oleh adanya merger atau penyatuan antara beberapa perusahaan besar sehingga mereka dapat memadukan modal, teknologi, faktor produksi danpasar yang dapat lebih mereka kuasai.
  • Perusahaan yang tergabung dalam oligopoli lazimnya mempunyai saling ketergantungan satu sarna lain.
  • Perusahaan oligopoli lazimnya saling bersaing bukan dalam harga tetapi lebih pada persaingan dalam kampanye komoditi yang mereka jual melalui iklan, promosi, atau melalui diferensiasi jenis barang yang mereka jual.

 

3) Pasar persaingan monopolistik

Pasar persaingan monopolistik adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Penjual pada pasar monopolistik tidak terbatas, namun setiap produk yang dihasilkan pasti memiliki karakter tersendiri yang membedakannya dengan produk lainnya. Contohnya adalah : shampoo, pasta gigi, dll. Meskipun fungsi semua shampoo sama yakni untuk membersihkan rambut, tetapi setiap produk yang dihasilkan produsen yang berbeda memiliki ciri khusus, misalnya perbedaan aroma, perbedaan warna, kemasan, dan lain-lain.

Pada pasar monopolistik, produsen memiliki kemampuan untuk mempengaruhi harga walaupun pengaruhnya tidak sebesar produsen dari pasar monopoli atau oligopoli. Kemampuan ini berasal dari sifat barang yang dihasilkan. Karena perbedaan dan ciri khas dari suatu barang, konsumen tidak akan mudah berpindah ke merek lain, dan tetap memilih merek tersebut walau produsen menaikkan harga. Misalnya, pasar sepeda motor di Indonesia. Produk sepeda motor memang cenderung bersifat homogen, tetapi masing-masing memiliki ciri khusus sendiri. Sebut saja sepeda motor Honda, di mana ciri khususnya adalah irit bahan bakar. Sedangkan Yamaha memiliki keunggulan pada mesin yang stabil dan jarang rusak. Akibatnya tiap-tiap merek mempunyai pelanggan setia masing-masing.

Pada pasar persaingan monopolistik, harga bukanlah faktor yang bisa mendongkrak penjualan. Bagaimana kemampuan perusahaan menciptakan citra yang baik di dalam benak masyarakat, sehingga membuat mereka mau membeli produk tersebut meskipun dengan harga mahal akan sangat berpengaruh terhadap penjualan perusahaan. Oleh karenanya, perusahaan yang berada dalam pasar monopolistik harus aktif mempromosikan produk sekaligus menjaga citra perusahaannya.

Struktur pasar yang bersifat oligopoli selalu berdampingan dengan struktur pasar yang bersifat persaingan monopolistik.

Ciri-ciri sifat persaingan yang monopolistik adalah :

  • Selalu ada sejumlah besar penjual dan pembeli di pasaran.
  • Produksi barang dan jasa yang diperjualbelikan lazimnya bervariasi baik dalam merk, mutu, kampanye iklan yang dilakukan dan dampak-dampak psikologis yang berbeda-beda terhadap konsumen.
  • Perusahaan-perusahaan yang memasuki pasar mempunyai kemampuan kendali yang terbatas terhadap harga, karena dibandingkan dengan luasnya pasar yang harus dijangkau, perusahaan itu masuk kategori perusahaan sedang, namun mereka memproduksi aneka ragam barang yang tetap mampu menjangkau konsumen membeli barang-barang produksinya.
  • Memasuki pasar persaingan monopolistik selalu mudah, namun sebelumnya memerlukan kampanye iklan yang luas dan besar biayanya.
  • Selalu terbuka peluang yang sifatnya bukan persaingan dalam harga tetapi persaingan dalam diferensiasi jenis komoditi yang’ dihasilkan dan persaingan dalam kampanye iklan yang dilakukan untuk menarik minat konsumen sebanyak-banyaknya.

Kedudukan persaingan monopolistik akan membuka peluang pasar yang terbatas lingkup konsumennya, sehingga pencapaian laba tak sebesar seperti kedudukan yang mungkin bisa dicapai pada pasar persaingan bebas sempuma. Dalam pasar persaingan monopolistik masih juga tetap ada persaingan antara perusahaan, terutama dalam persaingan kampanye periklanan yang mencoba menarik sebanyak-banyaknya konsumen.

Persaingan ini akan memacu perusahaan-perusahaan yang masuk dalam persaingan monopolistik untuk meningkatkan efisiensi mereka masing­ masing. Dampak yang timbul dari keadaan pasar persaingan monopolistik lazimnya mendekati keadaan pasar persaingan sempuma, dengan demikian harga-harga juga cenderung mendekati harga pokok produksi.

 

4) Pasar monopsoni

Bentuk pasar ini merupakan bentuk pasar yang dilihat dari segi permintaan atau pembelinya. Dalam hal ini pembeli memiliki kekuatan dalam menentukan harga. Dalam pengertian ini, pasar monopsoni adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana permintaannya atau pembeli hanya satu perusahaan.
Contoh yang ada di Indonesia seperti PT. Kereta Api Indonesia yang merupakan satu-satunya pembeli alat-alat kereta api.

Pasar monopsoni bentuk pasar ini merupakan bentuk pasar yang dilihat dari segi permintaan atau pembelinya. Dalam hal ini pembeli memiliki kekuatan dalam menentukan harga. Dalam pengertian ini, pasar monopsoni adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana permintaannya atau pembeli hanya satu perusahaan.
Contoh yang ada di Indonesia seperti PT. Kereta Api Indonesia yang merupakan satu-satunya pembeli alat-alat kereta api.

 

5) Pasar ologopsoni

Pasar ologopsoni adalah bentuk pasar dimana barang yang dihasilkan oleh beberapa perusahaan dan banyak perusahaan yang bertindak sebagai konsumen. Contoh Telkom, indosat, Mobile-8, excelcomindo adalah beberapa perusahaan pembeli infrastruktur telekomunikasi seluler.

 

Sumber : https://sarjanaekonomi.co.id/

Categories
Pendidikan

Persaingan Pasar Bebas Sempurna

Persaingan Pasar Bebas Sempurna

Persaingan Pasar Bebas Sempurna

Ciri – ciri persaingan bebas sempurna

  1. Terdapat jumlah pembeli dan penjual yang cukup banyak dan aktif hadir di pasar. Demikian banyaknya pembeli dan penjual sehingga tak satupun dari mereka dapat mempengaruhi pihak lain terutama dalam harga.
  2. Semua pihak baik pembeli maupun penjual mempunyai/menguasai informasi yang sepenuhnya tentang keadaan pasar. Sehingga pembeli dan penjual juga mengetahui sepenuhnya apa yang ditawarkan untuk dijual dan apa yang dicari untuk dibeli dan berapa harganya.
  3. Barang-barang yang dijual bersifat homogen sehingga semua yang hadir di pasar akan pasti menjual barang-barang yang serupa.
  4. Faktor produksi mudah dibagi dan dipindah-pindahkan, sehingga timbul kemudahan perpindahan tenaga keIja, bahan baku, prasarana dan sarana produksi untuk masuk dan keluar dari lingkungan industri sebagai reaksi atas terjadinya keanekaragaman kemungkinan pencapaian laba dan perubahan harga.

 

Dalam hal umum terjadi dalam pasar dengan persaingan bebas adalah :

  1. Tak akan ada satupun penentu harga di pasar.
  2. Pada suatu waktu tertentu harga-harga akan seragam dan akan berubah sedikit atau mengalami fluktuasi sesuai dengan perubahan yang teIjadi pada sisi penawaran maupun sisi permintaan.
  3. Secara teoritis harga-harga pada pasar persaingan cenderung tmtuk ditekan sama dengan atau mendekati harga pokok produksi dari barang dan jasa yang diperjualbelikan di pasar.

 

Manfaat persaingan bebas adalah :

  1. Meningkatkan efisiensi produksi barang dan jasa sehingga setiap produsen berusaha menawarkan barang dengan kualitas yang tinggi dan harga bersaing.
  2. Produsen berusaha membuat barang yang paling dibutuhkan oleh konsumen sehingga menjamin melimpahnya barang dan jasa yang dibutuhkan.

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya :